• header1
  • header2

Selamat Datang di Website MIN 1 BANYUWANGI. Madrasah Inovatif, Kompetitif dan Berkualitas. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MIN 1 BANYUWANGI

NPSN : 60715858

Jl. Ikan Wijinongko No. 10 Sobo Banyuwangi


[email protected]

TLP :


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 200328
Pengunjung : 97073
Hari ini : 171
Hits hari ini : 603
Member Online : 0
IP : 216.73.216.62
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Studi Tiru MINSATA




*Studi Tiru MINSAWANGI di MIN 1 Kota Yogyakarta* 

 

Pada tanggal 23 Mei 2024, Dewan Guru MIN 1 Banyuwangi memulai perjalanan study tour mereka ke MIN 1 Kota Yogyakarta. Perjalanan dimulai di stasiun Banyuwangi Baru (Ketapang) pada pukul 07.00 WIB dengan menggunakan Kereta Api Indonesia "Sritanjung". Bapak Slamet Riyadi, S.Pd., merupakan salah satu guru yang pertama kali naik kereta di stasiun ini. Para guru lainnya, yang tinggal di berbagai kecamatan di Banyuwangi, menunggu di stasiun terdekat dengan rumah mereka, seperti Stasiun Banyuwangi Kota, Rogojampi, Temuguruh, dan stasiun lainnya.

 

Setelah semua anggota rombongan berkumpul di dalam kereta, perjalanan panjang selama 12 jam dimulai. Perjalanan ini cukup melelahkan, namun penuh semangat karena mereka akan mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya. Selama perjalanan, kereta sempat berhenti selama 30 menit di Stasiun Kertosono Jombang untuk istirahat sejenak. Di sini, para guru memanfaatkan waktu untuk makan siang dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

 

Akhirnya, pada pukul 19.00 WIB, kereta tiba di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta. Suasana malam Yogyakarta yang ramai dan hangat menyambut mereka. Setibanya di stasiun, rombongan langsung menuju hotel untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk kegiatan utama keesokan harinya. Suasana penuh kegembiraan terasa di antara para guru, meskipun mereka sedikit lelah setelah perjalanan panjang tersebut.

 

Keesokan harinya, pada tanggal 24 Mei 2024, rombongan Dewan Guru MIN 1 Banyuwangi disambut dengan hangat oleh Kepala MIN 1 Kota Yogyakarta, Hanik Nurul Hidayah, beserta jajaran dewan gurunya. Sambutan yang ramah dan penuh kekeluargaan membuat suasana menjadi lebih akrab. Dalam sambutannya, Hanik Nurul Hidayah memperkenalkan program unggulan madrasahnya, yaitu tahfizul quran dan ekstrakurikuler dengan motto "MIN 1 Kota Yogyakarta Literat".

 

Para guru MIN 1 Banyuwangi sangat antusias mendengar penjelasan tentang program tahfizul quran dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dijalankan di MIN 1 Kota Yogyakarta. Mereka sangat tertarik untuk mempelajari dan mengadopsi program-program tersebut, terutama dalam hal pengelolaan keuangan oleh Komite Madrasah. Diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dengan penuh semangat menambah wawasan dan pengetahuan baru bagi rombongan dari Banyuwangi.

 

Setelah kegiatan di MIN 1 Kota Yogyakarta selesai, rombongan melanjutkan perjalanan ke Bumi Merapi. Mereka mengunjungi daerah yang terdampak letusan Gunung Merapi yang dahsyat pada tahun 2010 silam. Kini, Bumi Merapi telah dipoles menjadi wahana edukasi dan rekreasi yang menarik. Para guru mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai dampak bencana alam dan upaya pemulihannya.

 

Perjalanan ke Bumi Merapi memberikan pengalaman yang mendalam bagi para guru. Mereka belajar tentang ketangguhan dan semangat masyarakat setempat dalam menghadapi bencana. Selain itu, mereka juga melihat bagaimana daerah tersebut kini menjadi tempat edukasi yang bermanfaat bagi banyak orang. Pengetahuan ini sangat berharga bagi mereka untuk dibagikan kepada murid-murid di Banyuwangi.

 

Setelah dari Bumi Merapi, rombongan menuju Malioboro, ikon Yogyakarta yang terkenal dengan kuliner dan sentra oleh-olehnya. Suasana ramai namun ramah khas Malioboro memberikan kesan tersendiri bagi para guru. Mereka menikmati berbagai kuliner khas Yogyakarta dan berbelanja oleh-oleh untuk dibawa pulang. Keceriaan dan kebersamaan terasa sangat kental di antara rombongan.

 

Malioboro juga menjadi tempat para guru untuk rileksasi setelah seharian penuh berkegiatan. Mereka menikmati suasana malam Yogyakarta yang penuh dengan tradisi dan budaya. Banyak dari mereka yang mengabadikan momen-momen indah ini dengan berfoto bersama di berbagai sudut Malioboro. Suasana yang menyenangkan ini menjadi salah satu kenangan tak terlupakan dari perjalanan mereka.

 

Setelah puas menikmati Malioboro, rombongan kembali ke hotel untuk beristirahat. Keesokan harinya, Sabtu, 25 Mei 2024, mereka bersiap untuk kembali ke Banyuwangi. Perjalanan pulang dimulai dari Stasiun Lempuyangan dengan menggunakan kereta api yang sama, "Sritanjung". Meskipun lelah, mereka pulang dengan hati yang penuh kebahagiaan dan kepala yang dipenuhi dengan pengetahuan baru.

 

Perjalanan pulang terasa lebih singkat karena para guru saling bercerita tentang pengalaman mereka selama di Yogyakarta. Mereka juga berdiskusi tentang bagaimana mengimplementasikan pengetahuan yang mereka dapatkan di MIN 1 Banyuwangi. Semangat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah mereka semakin membara.

 

Setibanya di Banyuwangi, rombongan disambut dengan hangat oleh keluarga dan kerabat. Perjalanan study tour ini meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi semua peserta. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga mempererat hubungan dan kebersamaan di antara mereka. Semua kenangan indah ini akan menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka sebagai pendidik.

 

Sayonara Yogyakarta, kota Gudeg dengan pesona Kraton dan keramahtamahannya. Perjalanan ini telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi para guru MIN 1 Banyuwangi. Mereka pulang dengan membawa semangat baru untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan di madrasah mereka. Perjalanan study tour ini menjadi bukti bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, bahkan dalam sebuah perjalanan.

 

Rombongan Dewan Guru MIN 1 Banyuwangi kembali ke rutinitas mereka dengan membawa banyak cerita dan pengetahuan baru. Mereka siap untuk menerapkan segala hal positif yang telah mereka pelajari di Yogyakarta. Semangat kebersamaan dan keinginan untuk terus belajar menjadi modal utama bagi mereka untuk terus maju dan berkembang.

 

Dengan selesainya perjalanan ini, para guru berjanji untuk terus menjalin hubungan baik dengan MIN 1 Kota Yogyakarta dan mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang. Mereka yakin bahwa kerjasama dan kolaborasi antar madrasah akan membawa manfaat besar bagi perkembangan pendidikan di Indonesia. Perjalanan ini menjadi awal dari langkah besar mereka menuju pendidikan yang lebih baik. Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia. (Humas MINSAWANGI)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas