• header1
  • header2

Selamat Datang di Website MIN 1 BANYUWANGI. Madrasah Inovatif, Kompetitif dan Berkualitas

Pencarian

Kontak Kami


MIN 1 BANYUWANGI

NPSN : 60715858

Jl. Ikan Wijinongko No. 10 Sobo Banyuwangi


min1banyuwangijoss@gmail.com

TLP :


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 10011
Pengunjung : 3766
Hari ini : 8
Hits hari ini : 87
Member Online : 0
IP : 3.237.29.69
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member




MIN 1 Banyuwangi Bedah Diri Melalui Evaluasi Diri Madrasah

 

MIN 1 Banyuwangi berbenah menuju madrasah mandiri berprestasi yang inovatif, kompetitif, dan berkulaitas. Hal tersebut dilaksanakan salah satunya melalui kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM) untuk empat tahun ke depan. Villa dan Resto Andung-andung Tamansari Licin dipilih sebagai tempat pelaksanaan tersebut mulai Rabu hingga Jumat, 11-13 Januari 2023.

 

Kegiatan workshop dilaksanakan selama tiga hari dengan agenda pembahasan Evaluasi Diri Madrasah (EDM), Rencana Kerja Madrasah (RKM) dan Rencana Kegiatan Anggaran Madrasah (RKAM). "Tiga hari ke depan, kita harus menghasilkan produk perencanaan kegiatan dan anggaran untuk tahun 2023," jelas Mohammad Haris Jamroni dalam sambutannya saat membuka kegiatan workshop.

 

Hadir dalam pembukaan workshop Badrus, S.Pd.I selaku pengawas madrasah. Dalam pengarahannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi diri madrasah menjadi hal yang wajib dilakukan oleh madrasah untuk mengetahui kondisi riil kekuatan, kelemahan, tantangan, dan skala prioritas yang akan dilakukan oleh madrasah. "MIN 1 harus menjadi pilot projek dalam melakukan evaluasi diri," lebih lanjut pengarahan yang disampaikannya.

 

MIN 1 dalam melakukan evaluasi diri madrasah dan penyusunan RKM mengahadirkan Widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya. DR. H. Sholehuddin, M.Pd.I mengapresiasi apa yang dilakukan oleh MINSAWANGI, "Madrasah yang berani melakukan evaluasi diri akan menjadi madrasah berkembang dan bermutu, karena akan selalu tahu kekuatan dan kelemahannya."

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh tim pengembang madrasah. Tim terdiri dari kepala madrasah, guru, komite madrasah, wali murid, dan tokoh masyarakat. Mereka membaur dengan satu tujuan, mencari jalan bagaimana madrasah mampu mengatasi kekurangan dan tantangan serta bisa mengembangkan potensi yang ada. "Hari ini kita bersama-sama mengubah paradigma inilah saya, inilah kami, menjadi inilah kita," ucap Achmad Nadzir selalu anggota tim pengembang madrasah MIN 1 Banyuwangi. (Achmad Nadzir)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas